11.04.2009
Sendiri?
X: Jadi maumu apa?
Q: Maunya, ya kalian bisa dicari. Ngga enak di sini sendiri.
X: Toh mati juga sendiri kan.
Q: ... Tapi aku belum mati ....
Percaya deh, saya orang yang ngga perlu dekat-dekat teman saya setiap hari. Saya bisa kok menikmati naik kereta sendiri (bersama dengan penumpang-penumpang lain maksudnya), saya bisa jalan-jalan di Malioboro ngga pakai teman, bisa duduk sendirian thenguk-thenguk di halaman perpus sambil ngopi. Sumpah, ngga apa-apa! Kalau pas sendiri gitu, di kereta atau ngopi di kantin kampus, rasanya kayak menjadi bagian dari komunitas yang lebih besar dan misterius (halah sok berani pakai kata ini). Asik karena saya merasa bisa lebih menyatu dengan orang-orang banyak ini ketika sendirian daripada kalau ada temannya. Rasanya kayak semuuua yang ada tuh disediakan hanya untuk saya. Kayak nonton di bioskop jumbo secara privat. Hehe .... Kalau ada temannya kan perhatian terbagi.
Tapi, itu juga ngga usah dikonotasikan secara negatif. Jujur saja, saya lebih suka kalau ngapa-ngapain ada temannya. Karena, seriiing sekali dari semuuua yang bisa dilihat, didengar, dialami, ada buanyak yang bisa dibahas, didiskusikan, dipertengkarkan atau ditertawakan. Enak kan kalau ada teman. Teman bisa diajak berbagi :)
Sendiri atau ditemani, sebenarnya dua-duanya bisa dinikmati. Masing-masing ada keindahannya sendiri. Beruntung kalau dua-duanya kita bisa suka. Jadi ngga usah melulu tergantung dengan sesuatu, karena kalau itu tiba-tiba ngga bisa didapat kita jadi bingung. Beruntung kalau bisa menikmati lebih banyak hal, karena dengan begitu akan lebih gampang menjadi bahagia. Hoalah cuh cuh! Hahahahaaa ....
Salaam,
RhoMayda
Ini adalah tulisan yang saya salin dari catatan di kereta dari Brussel ke Leiden setelah memerawani kelingking saya dengan tinta bukti ikut milih pertama kali seumur hidup (saya pilih PPDBPBM, Partai Perpanjang Deadline Bikin Paper Bagi Mahasiswa). Saya taro tulisan ini di blog, di sela-sela bikin paper. Setelah baca-mikir-nulis sebanyak dua chapter, pengin istirahat dengan naro catatan kereta di blog. Asik. Dan saya lapar. Selamat tidur.
22:42 Posted in Reflection | Permalink | Comments (4) | Email this





Comments
numpang lewat ya te... lama ndak mampir.. :D
Posted by: adith | 13.04.2009
iya, sendiri itu kadang begitu menyenangkan. berbaring sendiri, menatap langit, memandangi kerlip bintang.
Posted by: devie | 13.04.2009
hai, salam kenal yaa..
salam dari makassar. :)
Posted by: Arny | 23.04.2009
intinya memang harus dinikmati meskipun kadang susah
^^
Posted by: n t a n | 27.04.2009
Post a comment