16.02.2009
Suara
ada suara
yang asalnya dari paru-paru sendiri
keluar lewat tenggorokan lain
satu lagi suara
datang lebih awal
bergelegar di dalam kepala
menulikan telinga
mengguncang-guncang nyawa
menghantam keras suara pertama
mungkin ini perang
tanpa tulang dan pedang
suara-suara lain
yang datang paling akhir
bising melengking tak kalah nyaring
diterbangkan jauh dari seberang
dijeritkan lantang dalam doa
"semuanya akan baik-baik saja"
satu suara itu
berontak
berdetak-detak meledak
bengkak-bengkak
hancur mundur
lalu tertidur
-RhoMayda-
00:21 Posted in Reflection | Permalink | Comments (6) | Email this





Comments
[berbisik] semua akan baik-baik saja.. :)
Posted by: iyank | 17.02.2009
ini lagi, sama juga harus menggunakan pikiran tingkat tinggi untuk mencernanya. kenapa sekarang lagi seri muter-muter si?
Posted by: topik | 19.02.2009
yang penting kamu baik-baik di sana, Rho.
Ngomong2 tentang suara, saya jadi ingat orang pernah bilang (walau saya kadang ndak begitu setuju), "mendengarlah lebih banyak dari pada berbicara, sebab itulah Tuhan kamu menciptakan dua telinga untukmu mendengar, dan satu lidah untukmu berbicara".
Posted by: Mus_ | 22.02.2009
lagi pertempuran hatikah???semangat, semua akan baik baik saja!
*dengerin agressive trance nya garasi ma pertempuran hatinya netral mantap kayaknyah mbak!
Posted by: ratikah | 12.03.2009
Rho, Rho, gimana aku ndak kangen sama kamu, kalo baca blogmu aja aku dah mesam mesem dewe :D
Eh ponakanmu dah lahir lho, tengok ya...
Posted by: Ken | 13.03.2009
ealah. ini to jadinya?
aku lagi di angkot itu. njajal angkot suroboyo. :D
Posted by: devie | 13.03.2009
Post a comment