21.12.2008

Reminder

[Copied from private note on 20.12.2008]

Mari ngobrol lagi. Yang santai saja :)

Beberapa tahun yang lalu saya pernah dengar seorang teman bilang "Manusia itu memang cerdas ya." Dan saya setuju. Dia memberikan contoh bagaimana manusia berkarya. Adaaa aja yang bisa dibikin. Ada-ada saja idenya... demi mempermudah hidup, tentu saja. Manusia tuh imajinatif, kreatif. Ada iklan di TV Belgia dengan kata-kata "Logic can get you from A to B, imagination can take you everywhere (Albert Einstein)". Tuh kan! Mereka cerdas, mereka bisa belajar, mereka bisa tahu banyak hal! Manusia adalah mahakarya!

Nah. Yang menarik adalah... kalau manusia itu cerdas, kenapa ada orang yang bingung? Ada yang sedih, marah, putus asa malah. Apa mereka ngga tahu apa yang seharusnya mereka lakukan? Harusnya kan tahu! Kan mereka manusia, manusia kan cerdas ^^

[Saya nulis ini di stasiun Gent (BE), duduk di dekat Koffiebar nungguin Riri dan Mas Johny yang akan datang dari Leiden. Di Gent ada pasar buku. Tadi di kereta ada balita perempuan berukuran kira-kira setengah meter jalan-jalan ke arah saya dan tersenyum malu-malu manis sekali hehe...]

Lanjut. Sampai mana tadi....
Oia. Nah. Kita memang bisa bingung dan ngga tahu apa yang harus dilakukan. Tapi kayaknya itu bukan karena kita bodoh hehe. Bukan, pasti bukan. Kadang, orang ngga tahu harus gimana karena dia lupa. Manusia itu pelupa. Setuju kan?

Apa yang terjadi sehari-hari kan sudah kita kenal sebelumnya. Semua sudah tertata, sudah tersedia. Ngga mau kehujanan ya berteduh, ngga mau lapar ya makan, ngantuk ya tidur, gitu kan? Butuh jawaban ya nanya, butuh pemberian ya minta, butuh didengerin ya cerita. Kan? Semua orang juga tahu. Sebenarnya mereka tahu kok apa yang harus mereka lakukan. Cuma kadang mereka lupa. Iya. Lupa. Jadi mereka bingung. Kadang marah. Kadang sedih.

Itulah sebabnya manusia butuh manusia lain. Ketika ada yang lupa, ya yang ingat harus bisa mencoba mengingatkan. Makanya nasehat itu perlu diutarakan (definisi: ditaro di sebelah utara hehe). Menasehati bukan memberi tahu, tapi lebih seperti mengingatkan.

Tulisan ini adalah ringkasan dari tiga atau empat peristiwa yang seseri (definisi: dalam seri yang sama) yang saya temui dalam tujuh tahun. Peristiwa terakhir adalah pesan yang bunyinya begini:
Yup. Tidurlah. Nanti bangun sudah seger lagi. Ngga usah mikirin yang berat-berat. Hidup itu indah kok :)

Kalimat-kalimat ini mungkin sederhana ya. Biasa saja. Banyak didengar, semua orang sudah tahu. Tapi!!! Kalimat-kalimat itu secara ajaib bikin saya kaget. Itu adalah tulisan yang paling tepat yang paling saya butuhkan saat itu juga. Cuma untuk saya, mungkin juga cuma untuk saat itu. Tapi sempurna, ngga bisa lebih bagus lagi, sudah pas begitu. Itu adalah reaksi paling betul dari tulisan begini:
Kayak sudah terlalu lama ngga nangis, sesak. Ngerasa menyepelekan terlalu banyak hal. Mungkin lebih baik tidur sebentar....

Intinya adalah (hehe, ada ya?) kita tuh tahu banyak hal. Kita sudah pernah belajar. Saya tahu kok hidup itu indah. Banyak kan, yang pernah bilang gitu sebelumnya. Kita sudah pernah ngerti sesuatu. Cuma kadang, kita butuh orang lain untuk mengucapkannya untuk kita. Kita butuh mendengarnya sekali lagi dari mulut orang lain. Kalau kita lupa, kita butuh orang lain untuk mengingatkan kita.

Kalau Anda ngga bingung dengan tulisan saya ini yang secara amburadul memakai kata manusia, orang, mereka dan kita, itu adalah satu lagi bukti bahwa manusia memang betul-betul cerdas. Hehehe....

:)

-RhoMayda-

Iya hidup itu indah. Dan aku masih seneng bareng kamu. Terima kasih banyak. Aku tidur....

 

Comments

Soalnya tidak semua orang cerdas dan sama!

Posted by: Rad Sujanto | 21.12.2008

maksud saya... manusia punya akal. bisa berpikir. itu yang bikin cerdas. tapi ya memang manusia ngga sama. bagus to gitu? :)

Posted by: RhoMayda | 21.12.2008

Tidak sama itu biasa.

BTW, kamu pikir imaginatif dan kreatif itu mirip?

Posted by: Rad Sujanto | 21.12.2008

bukan mirip sih. lebih ke saling berhubungan. hubungannya sebab-akibat hehe (semoga jawabannya ngga terlalu linguistik)

Posted by: RhoMayda | 21.12.2008

bingung itu ya bingung, nggak tau kudu bagaimana. bener kalo bingung itu bisa disertai mangkel, marah, nangis, wajar itu. itu kan reaksi ilmiah. sama seperti nyenggolin bemper mobil ke tembok rumah ya akan penyok. tapi itu reaksi instannya. siapa tahu yg akan terjadi kemudian adalah kita akan punya mobil baru? bukankah lalu penyoknya mobil yg dulu sudah gak jadi pikiran lagi?
ini cuman biar nambah bingung kok. pegangan biar gak bingung, kata temanku.

Posted by: topik | 21.12.2008

pegangan apa? (tuh kan bingung)

Posted by: RhoMayda | 21.12.2008

Manusia itu memang cerdas. Darwin menyebutnya: manusia merupakan hasil evolusi tertinggi. Tidak heran jika ia ditempatkan pada posisi teratas dalam rantai makanan di kehidupan ini.

Posted by: Ullyanov | 21.12.2008

Di kalimantan ada buaya makan orang. Sebutannya Monster Sangata =))

Posted by: Rad Sujanto | 22.12.2008

iya May! hidup itu indah. sangat indah. :D

Posted by: devie | 31.12.2008

Weei...ada namaku disebut toh. Hebat Im, sempat nulis sambil menunggu kami...ini satu bentuk kreativitas manusia dalam menyikapi hidup agar lebih berarti..indah tidaknya dunia bergantung pada manusia yang menyikapinya..

Posted by: Johny | 07.01.2009

Post a comment