27.03.2008

UL-team in Jogja

Dit is ons verhaal. Het geen-dag-zonder-lach-verhaal van drie Leidse studenten in Jogja, de gezelligste stad op aarde.

 

 Met Pak Ewald op de introductie-dag voor het immigratieproces. Kijk naar zijn vingers.


 

 

 Mbak Riri en Mas Adam (Ind. naam: Mas Dadang. Acicis-student) bij de warung kopi van Mas Kiki.


 

 

 Met Mas Kiki, Mas Adam, Mbak Riri en Mbak Winda. De kopi ijo (kopi kacang ijo khas Tulungagung) was lekker. Daar kun je ook mee céthéën (nyéthé: cigaretten beschilderen met de koffie).


 

 Avondeten bij Pondok Cabe na de Bekakak-ceremonie. Het regende de hele dag, we waren allemaal nat! Het eten was lekker. De volgende dag werd Mbak Catriona (Acicis) ziek.


 

 

Naar het strand met z'n allen. Krakal! Dit is onze penginapan (slechte WC, veel muggen, geen electriciteit overdag, maar wel heel heel heel erg gezellig). 's Avonds lekker eten, allerlei visgerechten!


 

 En dit stuk strand is achter onze penginapan.


 

 

 Sibuk sendiri-sendiri. Ada Mas Brendan (Ind. naam: Mas Bondan. Acicis), Mas Ijo dan Mas Adam.

 

 

Putri duyung nyasar dan agak narsis ^_^v Hahahaaaa.....


 

Met Mas Brendan en een groot glas koffie. "Next time pretend you're happy and just smile. Hahahahaaa...."

 

 

 Klaar om te vertrekken! Twee uur wandelen langs het strand en door de sawa's. Mas Brendan, Mas Ijo, Mbak Riri, Mas Adam, Mas Nugie en ik.


 

 

 Ook Mbak Riri vond het heel leuk.


 

 

 Met Mbak Sinta, onze mama, onderweg terug naar Jogja. En ja hoor, we zijn goed verbrand :)

 

 

"Tiga, dua, satu!" (Een nieuwe batik, trouwens) ^_^

 

Tadaaa... (foto door Mbak Niken).


 

 

Mbak Riri met een Heli (guk guk guk... kemari, guk guk guk... ayo lari-lari...), Mas Brendan en Mas Vando (Sejarah UGM) op Pasar Ngasem (foto door Mbak Niken).

 

Dus dat was het voorlopig. We hebben een nieuwe hobby: street-street, oftewel uitgaan, oftewel jalan-jalan (oké, naast leren en huiswerk maken dan hahahahaaa...). Bijna elke avond samen eten. Twee keer in de maand naar de bioscoop. Elke zaterdagavond gezellig nongkrongen en koffie drinken tot 's avonds laat bij Angkringan Code. Zondagochtend ontbijten op Sunmorn (Sunday Morning) bij UGM :)

En we hebben (sorry) Leiden nog niet zo heel erg gemist ^_^' Wel onze lieve lieve lieve vrienden! We miss you sooo.... Hoe gaat het met iedereen?

-RhoMayda-

 

19:45 Posted in Ngopi | Permalink | Comments (15) | Email this

17.03.2008

Indahnya Dunia (Halah)

V: Itu ngga adil! Dia harus kasih penjelasan!
M: Aku cuma heran... kenapa ngga dari awal? Kenapa hari ini, setelah dia melakukan banyak hal yang ngga aku minta....
V: Itulah. Kamu harus tanya, kamu berhak tahu. Tanyakan alasannya! Dia pasti punya alasan... pasti.
M: Mungkin aku akan tanya. Tapi ngga hari ini. Aku terlalu shock. Tadi seharian aku tertawa-tawa bersama teman-temanku sambil menahan tangis. Ya baru sekarang saja meluap.
V: Tuntaskan sekarang juga! Supaya kamu lega. Kalau kamu penasaran, kamu ngga akan bisa melupakan dia. Tapi kalau kamu mau menangis ya ngga apa-apa. Menangislah sambil berendam air dingin. Besoknya pasti kamu ngga pusing lagi mikirin masalah ini (karena kamu akan pusing mikirin masuk angin) :p
M: Ah, ngga segitunya kok. Aku ngga mau berlama-lama kebawa emosi, takut sulit berpikir jernih. Aku sholat dulu saja. I feel a lot better now, terima kasih ya. You're an angel....
V: Ya sudah, biar Tuhan yang urus. Selamat tidur kalau kamu mau tidur. Mungkin menurutmu I'm an angel... well then you are my wings :)

Lalu saya membayang-bayangkan kejadian mereka dan apa yang terjadi pada masing-masing orang. Payahnya ditinggal kekasihnya lama banget, pulang belum tentu, ngga pernah bisa komunikasi (ngga ada sinyal, katanya). Jengkelnya sakit hati. Capeknya sembuh dari sakit. Ruwetnya mikirin omongan orang lain....

Menyedihkan....

Tapi pelan-pelan saya bisa tersenyum. Setengah terharu (sampai hampir tersedak). Saya bayangkan Tuhan juga tersenyum melihat saya tersenyum. Bukan bukan, Dia ngga tersenyum, tapi bahkan tertawa penuh sayang setengah geli (gimana sih njelasinnya) seperti seorang kakek yang mengawasi cucunya yang sedang menghitung semut lalu jari kelingkingnya tergigit. Mungkin lebih lengkap lagi kalau Dia juga bilang gini: "Paham kan sekarang?" Lalu tertawa lagi begitu bijaksana. Saya juga masih tersenyum-senyum saja, lupa pada perasaan-perasaan yang mungkin menyedihkan.

Jangan takut, jangan terlalu khawatir. Ngga ada alasan untuk itu. Toh kita selalu diawasi, oleh yang Maha Profesional. Jangan nakal, supaya Dia ngga bosan menjaga kita. Gigitan semut itu mungkin sakit, apalagi untuk anak kecil. Tapi kalau ngga pernah digigit, bagaimana kita tahu seperti apa rasa sakit? Kalau sudah sakit, sudah menangis, cepat-cepatlah berpikir lagi. Siapa tahu, kita cuma diminta untuk sedikit lebih hati-hati.

Bukan disiksa, tapi ditegur. Dengan cara yang memang disengaja dan lucu.

Salaam,
RhoMayda

 

. Tadi pagi Jogja berkabut, semalam hujan. Jadi ingat Leiden sebentar. Tapi di sini ada terlalu banyak suara... orang-orang yang mulai bekerja, anak-anak yang ramai-ramai ke sekolah, penjual sayur pulang dari pasar... walau berkabut, sangat meriah. Kabut di Jogja pagi-pagi begini bisa bikin tersenyum. Kabut pagi di Leiden... ya... agak sedikit jauh bedalah :)
. Oh iya. Nadia Farhana, selamat ulang tahun ya :) Ini ulang tahun pertamamu sejak kamu jadi istri dan sudah hampir punya baby. Walau kamu punya suami, walau kamu nanti jadi mami, kamu tetap teman sebangkuku yang pas diajak nekat.

 

16.03.2008

Saat Sakit

Ceritanya saya sedang flu. Memang biasanya setahun sekali, tapi tiap kali rasanya kayak udah payah banget, padahal cuma pilek, batuk, serak, sakit kepala, demam dan diare (heheheee...).
Dan pesan-pesan ini yang juga menemani saya di ranjang (maksudnya, saya memang jadi banyak berbaring di tempat tidur dan ngga keluar rumah selama empat hari) ^_^

(+628529++) "Aku lebih banyak habiskan waktu di kafetaria kereta, ngopi, udud, baca kadang nulis, jadi aman dari AC. (Istirahat loh, sehat ki uenak). Senyuuum...."
(+622749++) "Ima katanya kamu lagi sakit yah? Waduh kecapean po? Ya udah, cepet sembuh ya...."
(+316++) "Wah cepet sembuh ya. Gw lagi bokek berat nih, ngga punya duit. Ngga punya kerja yang ngasilin duit. Duh derita dunia...."
(+628122++) "Ima, beterschap! Niet te ziek worden hoor :-( jouw sms al geforward > lies. Groetjes"
(+628783++) "Aww poor you. Drink lots of water, and have lots of rest so we can all bermain next week. Cepat sembuh ya!"
(+628157++) "Sakit opo to?? Cepet mari yo!"
(+628157++) "Ima gimana keadaanmu? Kamu sakit ya? Sudah membaik belum? Kamu banyak istirahat yaa dan jangan banyak pikiran ok! ;)"
(+628562++) "Ima, mau dibawakan apa? Aku ke rumahmu aja ya?"
(+628564++) "Sebaiknya minum panas banyak istirahat. Diare banyak pilihan obat. Gimana kalau punggung dibasahi lalu dihanduk keras sampai merah kemudian diminyaki."
(+628126++) "Hi Ima, via sms van Ewald begrijp ik dat jij of Riri ziek is. Als het morgenavond niet lukt, geeft niet. Lain kalilah. Misschien kunnen we volgende week weer ergens eten? Ik vond het erg gezellig woensdagavond. Beterschap! Liesbeth"
(+628170++) "Aslm, alhamdulillah kabarku sehat-sehat aja dan ya semoga kamu cepetan sembuh dan istirahat yang banyak terus kurangi aktivitas biar ngga kecapean. Oke, Bro! Wslm"
(+628522++) "Ngajar sudah selesai dari tadi. Dike'i sakit, kalau-kalau kon istirahat nangumah Im. Kw kan ra pernah istirahat sibut terus, ono ae urusane hehehehe. Kangen juga kali sama... :p"
(+628882++) "Mesake temen si Im. Lha dipriksakke neng dokter si! Nyong lagi wae bali ngajar ki Im, kesel nemen yakin! Indra."
(+628151++) "Ya udah, istirahat aja dulu. Emang lagi musimnya, jangan terlalu capek. Gimana kuliahnya? Lancar kan?"
(+628882++) "Ima semoga cepet sembuh yah. Istirahat yang cukup terus jangan lupa konsumsi vitamin. Ok!"

Lalu Niken dan Lina datang, menginap di rumah. Lina akhirnya ke warung beli burjo (bubur kacang ijo) di Kotagede. Niken pagi ini juga datang bawa dua botol minuman bervitamin C! Bu Nie tadi pagi beli bubur gudeg. Sebelumnya sudah nggosok-gosong punggung saya pakai balsem. Banyak orang nyuruh saya untuk istirahat :)

Tiba-tiba ada sms mengejutkan begini:
(+316++) "Kasian juga kamu. Aku ngga akan nyuruh kamu istirahat kok. Terserah kamu mau cepet sembuh apa nggak :p Tapi ada yang merawat? Kalau nggak, aku datangkan dari # kok :)"

Saya bilang, banyak orang sudah merawat saya. Saya sudah merasa cukup diperhatikan. Ib cek saya terus. Saya ngga sendirian di rumah. Teman saya baik-baik. Terus ada juga yang kirim sms begini:
(+628564++) "YANK,, 9e ngpN?!"

-RhoMayda-

:)

 

05:57 Posted in Asal | Permalink | Comments (5) | Email this

14.03.2008

Als ik ziek ben...

... dan wil ik ook niets liever dan beter worden. Maar vandaag wordt het erger. Ik ben verkouden, deze keer met koorts en hoofdpijn erbij.

... dan denk ik dat ik nog zieker en zieker word van thuisblijven. Ik wil niet in mijn kamer blijven liggen. Uitgaan is veel leuker. Maar ook daar heb ik geen zin in.

... dan denk ik dat mijn lichaam heel zwak is. En dat het af en toe rust nodig heeft. Maar het is nu geen goede timing! Ik wil deze week nog veel werken! En ik wil nu douchen! En coffee!

... dan denk ik uiteindelijk dat ik veel te veel denk en te veel wil. Dus nu wil ik niets. Ik wil ook aan nergens denken. Denk je dat het nog steeds te veel gevraagd is? Ik denk van wel. Zelfs niets willen of aan nergens denken is moeilijk om te doen.... Zullen we dan niet gewoon...

"Blijf lekker liggen, in godsnaam!!!"

Zo schreeuwt mijn lichaam elke seconde.
Nou ja... dan houdt het op, he.....
Tot snel dan...

-RhoMayda-

 

Ssssh... ik denk nu dat mijn lichaam te veel wil.
"Liggen!!!"
Oké oké, ik lig al.

 

03:59 Posted in Ngopi | Permalink | Comments (4) | Email this

11.03.2008

Kau

Kau yang dulu begitu dekat melekat, berdetak-detak seirama dengan jantungku, apa kabar? Kau yang selalu sangat sangat sangat mencintaiku, apakah masih di situ?

Aku mau berterima kasih karena cinta yang kudapat begiiitu besar. "Apa sih cinta-cinta? Klise, tahu!" Itu kata mereka. Tapi yang kurasakan begitu nyata, bagaimana menjelaskannya? Kau mendatangiku. Kau kudatangi. Kau peduli padaku. Kau menjagaku. Kau mengingatkanku. Kau menyayangiku. Kau membahagiakanku.... Kau selaluuu saja ikut ke manapun aku pergi. Mereka terheran-heran. Kita begitu dekat... setiap saat.... Ah, mereka hanya cemburu saja, itu menurutku. Hubungan mesra itu, ngga mereka miliki. Hahahaaa....

Kau ingat, waktu itu siang-siang naik motor. Tiba-tiba hujan, padahal aku sudah rapi baru mandi. Kau menggodaku saja, dengan air hujan itu. Bajuku basah, tapi aku ngga marah. Aku malah ketawa. Aku senang, mungkin aneh. Atau ketika banku bocor. Atau kena kontrol polisi lalu lintas. Atau telat janjian. Hal-hal kecil yang sepintas sangat menjengkelkan, terasa begitu lucu. Kau sering sekali mengajakku tertawa, bermain-main, senang-senang.... Kau suka sekali menggodaku.... Bukan bukan. Kau selalu menghiburku....

Masalahnya sekarang, tiba-tiba aku merindukan saat-saat itu.... Tiba-tiba aku merindukanMu....

-RhoMayda-

 

Karena aku sadar, aku butuh cinta yang sangat besar. Dan mereka ngga akan bisa ngasih. Mereka terlalu sibuk dengan yang lain-lain-lain-lain-lain-lain-lainnya. Gila, banyak banget ya kesibukan mereka. Kau sesibuk apa, aku ngga terlalu peduli tuh. Toh cinta yang kudapat masih tetap sangat besar. Kau tulus sekali ya, aku suka :)

 

All the posts